Wednesday, June 23, 2010

kapal`~


analogy:

dikisahkan ada sebuah kapal..ada bahagian atas dan bahagian bawah..mereka yang berada di bahagian bawah , bila sudah kehabisan bekalan, mereka mendaki keatas untuk mengambil bekalan..penat dan lelah..bersusah payah hanya untuk mendapatkan bekalan air dan makanan...tapi..mereka yang diatas..yang bersenang lenang..merasa cukup selesa..berpasung tangan..mendapat secukupnya cahaya..bekalan mencukupi..boleh buat BBQ kat atas dek...apa salahnya mereka yang diatas sama2 membantu yang dibawah..andai yang dibawah memerlukan, hulurkan bantuan..namun, apabila mereka melihat yang dibawah bermandi peluh dan sesekali mengharapkan pertolongan merek..sayang seribu kali sayang, mereka yang merasakan diri mereka cukup  bersih dan high class casta ..memandang hanya satu mata mereka yang dibawah dengan jelingan yang penuh rasa jijik...
"kau sudah kotor..jangan dekati aku..!" bentak mereka yang diatas..

hinggakan satu masa yang dibawah merasa, 

"cukuplah disini..aku sudah penat..mengharapkan manusia yang diatas..kita bukan siapa2..mereka cukup bahagia punya Tuan..tidak kita..kita jijik dan hina..maka sama sahaja bagi kita walau dimana pon kita.."

maka bersyuralah mereka mngenai bagaimana mereka dengan mudah untuk mendapatkan air ..tanpa perlu bersusah payah lagi naik keatas..penat..mereka amat tenat..untuk mengharap dan memandang jelek wajah2 mereka yang exclusive diatas..


"pada pandanganku, apa kata kita tebuk saja lubang pada kapal ini..kemudian kita pasang la kepala paip..jadi, kita boleh dapatkan air dengan mudahnya.."


"wah..cadangan yang baik..ayuh gempur!"

apalagi..tenggelamlah segala isi kapal..tiada satu yang tinggal..akhirnya..yang diatas yang merasakan diri mereka exclusive tenggelam bersama mereka yang mereka merasakan jijik itu..




moral:

  • para duat, jangan merasakan diri antum adalah golongan berkasta tinggi atau antum adalah dari golongan exclusive yang dipilih ALLAH.. sperti yang berlaku pada yahudi laknatullah
  • antum yang bertanggungjawab menasihati mereka2 agak tidak menjerumuskan diri "menebuk kapal" sebagai jalan singkat mendapatkan kesenangan..dan akhirnya antum jua yang rugi dan lemas bersama dalam kapal..

















No comments:

Post a Comment